Ingin Wisata Religi Ekonomis? Sewa Mobil Cirebon Solusinya!

Cirebon tidak hanya dikenal sebagai kota yang penuh budaya kerajaan dan kulinernya, kota ini juga sering dituju sebagai tempat wisata religi lho. Buat teman-teman yang ingin juga berwisata religi setelah wisata sejarah dan kuliner, ada makam salah satu Sunan terkemuka di pulau Jawa nih, yaitu Sunan Gunung Djati yang memiliki nama asli Syarif Hidayatullah. Jaraknya lumayan sedikit jauh dari kota Cirebon sendiri, berkisar 9 sampai 10 KM. Namun jarak tersebut bisa ditempuh hanya dengan 20 menit melalui sewa mobil Cirebon. Sebelum memasuki makam Sunan Gunung Djati, terdapat deretan penjual oleh-oleh khas Cirebon yang bisa anda tawar dan pilih. Sementara di dalamnya anda bisa mendapatkan air gentong khusus yang dipercaya membawa berkah menurut warga sekitar. Namun jangan lupa untuk mengisi kendi-kendi di sepanjang jalan menuju makam dengan uang koin atau receh yang anda kantongi ya frens.

Sunan Gunung Djati merupakan penyebar agama Islam di daerah barat pulau jawa. Selain sebagai sultan pertama di kesultanan Cirebon, Sunan Gunung Djati juga berperan sebagai pemimpin spriritual, sufi, ulama, dan mubalig. Sunan Gunung Djati wafat pada tahun 1568, diusia 120 tahun. Seperti halnya pemakaman keluarga, makam istri Sunan Gunung Djati juga terletak di lokasi yang sama. Karena istrinya berasal dari negeri China bernama Putri Ong Tien Nio (Nyi Ratu Rara Semanding) yang merupakan merupakan puteri Kaisar Hong Gie dari Dinasti Ming, maka arsitektur pemakaman ini kental dengan nuansa adat China yaitu adanya hiasan dinding dari keramik.

Selain makam Sunan Gunung Djati, dengan menggunakan sewa mobil Cirebon, kamu juga bisa mengunjungi wisata religi lain yaitu masjid Agung Cirebon dan masjid Merah Panjunan. Masjid Agung Cirebon dibangun oleh bantuan wali songo termasuk tenaga ahli dari Sunan Demak dan Sunan Kalijaga sebagai arsitekturnya. Letak masjid Agung ini tepat di depan keraton kasepuhan. Dibangun pada tahun 1480, Permaisuri Kesultanan Cirebon, Nyi Ratu Pakungwati meperkarsai ide pembangunan masjid Agung ini. Bahkan sampai sekarang arsitektur yang tradisional kental dengan budaya jawa masih dipertahankan.

Masjid kuno terakhir yang wajib kamu kunjungi kalau berada di Cirebon adalah masjid Merah Panjunan yang letaknya di desa Panjunan, Lemah Wungkuk. Masjid ini dibangun pada tahun 1480 oleh Syarif Abdurrahman atau yang lebih dikenal sebagai Pangeran Panjunan yang berasal dari tanah Arab. Pangeran ini memimpin sekelompok imigran Baghdad yang kemudian akhirnya menjadi murid dari Sunan Gunung Djati. Bangunan masjid ini sepenuhnya dibangun dari batu bata berwarna merah, sehingga akhirnya dinamakan masjid Merah Panjunan. Nah frens, setidaknya tiga wisata religi diatas yang bisa dikunjungi kamu, terlebih dengan sewa mobil Cirebon, sehingga wisatamu lebih mudah dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *